Minggu, 26 Februari 2012
Rahasia dibalik Keceriaan
^_*...
Coba kita tanyakan pada diri kita. Apakah hidup kita saat ini terasa bahagia? Apakah kita adalah seorang pemarah, pemurung dan gampang stres? Jika keduanya kita jawab YA, itu artinya kita adalah orang yang mudah sakit. Tak percaya?
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Carnegie Mellon University terungkap bahwa seseorang yang selalu merasa bahagia, bersemangat dalam hidup, optimis, serta selalu berpikir positif terbukti lebih jarang sakit, tak mudah tertular penyakit, dan memiliki daya tahan tubuh lebih baik saat terjadi perubahan cuaca.
Hasil riset yang dipublikasikan di Psychosomatic Medicine Journal ini juga menyatakan bahwa pikiran positif menghadapi hidup terbukti bisa meminimalkan infeksi virus saat pergantian musim. Studi yang dipimpin Sheldon Cohen, Professor Psychology dari Carnegie Mollon, ini melibatkan 193 responden mulai usia 21 sampai 55 tahun. Setiap hari selama setahun Sheldon mencatat sikap dan perilaku para responden ini. Dari jumlah responden, Sheldon memisahkan mereka menjadi beberapa kelompok sesuai dengan kepribadiannya. Seperti pribadi yang ceria, bahagia, sering tertawa, bersemangat, mudah depresi, stres, minder, dan kurang percaya diri dalam menghadapi situasi.
Dari data yang terkumpul tercatat bahwa responden yang memiliki sikap positif memiliki kekebalan tubuh jauh lebih baik dari mereka yang memiliki sikap negatif. Kesimpulannya mereka yang selalu ceria, mudah tersenyum, dan selalu berpikir positif diyakini memiliki tingkat kesehatan yang jauh lebih baik dibanding individu yang berpikiran negatif. Jadi, pribadi yang manakah kita?
SAHABAT..... CRISPY!
Terkadang jalan bersama menyusuri
kebun teh pinggir kota. Naik sepeda berboncengan. Dia tertawa, aku ikut
bahagya. Dia menangis, aku ikut sedih. Kapanpun, dimanapun, kami selalu kompak.
Hari-hariku indah bersamanya. Naya, dialah sahabatku satu-satunya. Aku kagum
padanya, karena Naya adalah anak yang pintar, baik, dan ramah kepada semua
orang.
Waktu itu kami sedang mengerjakan
soal yang diberikan oleh Pak Inggal. Naya sangat serius mencari jawabannya
hingga dia tidak menoleh sedikitpun padaku. Memeng, Naya lebih pintar dariku.
Tapi, aku selalu berusaha untuk menandinginya.
“Kring...kring...kring...” Bel waktu
istirahat berbunyi. Dan selesailah tugasku. Aku buru-buru memasukkan semua
bukuku yang berserakan di meja ke dalam ransel hitamku. Dan melesat keluar
kelas.
Aku mencari-cari minuman kesukaanku.
Minuman itu tak berwarna. Tapi menyehatkan tubuh. Yap!...Aqua. daripada
minum-minuman yang banyak mengandung pewarna da pengawet, lebih baik air putih,
kan? Lebih sehat.
Kantin sekolah memeng tak pernah
sepi. Apalagi saat jam istirahat. Semua murid berhamburan dan saling berebut
untuk mendapatkan semangkuk pangsit. Kalau keadaan sudah begini, nafsu makanku
langsung turun drastis.
Tak lama melihat kekacauan di kantin,
aku kembali ke kelas sambil menyedot sedikit airdalam aqua yang sedari tadi
kupegang.
“Hi, Nid?” Sapa orang seberang.
“Oh...hai...Dan,” Jawabku sambil
berhenti sejenak.
“Mau kemana?” tanya Danial.
“Mau ke kelas, ini baru beli minum.
Kamu sendiri mau kemana?” jawabku dan berbalik tanya.
“Ehm...aku? Aku mau ketemu
ka...enggak, aku juga mau ke kentin. Kamu kok sendirian, mana Naya?” tanyanya
kemudian.
“Naya tadi masih ngerjain tugasdikelas.
Kenapa? Kok cari Naya. Suka ya? Ha..ha..ha” tanyaku menggoda.
“Nggak aku cuma tanya aja. Yaudah,
aku ke kantin dulu ya. Bye...”
Aku melanjutkan perjalananku ke
kelas. Saat akan masuk, tiba-tiba tanganku di tarik dari belakang. Tubuhku
hampir jatuh. Entah siapa, aku langsung menoleh ke belakang.
“Argh! Santai dong Nay,” Sentakku
sambil meraoikan baju.
“Iya, ma’af. Aku cuma mau tanya
kok,” jawabnya santai.
“Tanya apa,” kataku sewot.
“Danial nanyain aku nggak?” tanyanya
malu.
“Iya. Memengnya kenapa?” tanyaku
heran.
“Nggak papa. Aku cuma senang aja.
Yaudah, masuk yuk,” ajak Naya.
Bukan lagi bisa ditebak. Tapi memeng
benar. Naya suka sama Danial. Wajahnya selalu berbinar-binar saat ada Danial.
Entah ada angin apa, Naya bisa suka sama Danial. Bagaimana tidak, sudah keren,
tampan, pintar, anak basket pula. Hmm...mungkin nggak ya aku juga suka.
***
Siang itu aku pulang dengan badan
lesu. Ayah dan ibuku kaget melihatku. Ibi sempat bertanya. Tapi akutak
menjawabnya. Aku langaung menuju kamar dan merebahkan tubuhku diatas tempat
tidur.
Keluargaku adalah keluarga
sederhana. Meski begitu, semua kebutuhanku terpenuhi. Ayah dan ibuku menetapkan
kariernya di bidang pendidikan. Mereka adalah orang tua yang sangat baik. Aku
sangat menyayangi keduanya. Dan kedua adikku.
Dirumah tak pernah sepi. Karena
adikku yang baru berusia dua tahun itu selalu mengisi setiap kekosongan dalam
rumah. Seringkali aku bertengkar dengannya. Tetapi sebenarnya aku sangat
menyanyayangi adikku.
***
“Yah, Bu, aku berangkat dulu.
Assalamu’alaikum,” pamitku sedikit keras.
“Wa’alaikumsalam. Hati-hati,”
remang-remang ku mendengar ibu menjawab.
Aku mengayuh sepedaku
kuat-kuathingga akhirnya sampai di sekolah. Masih sepi. Mungkin karena aku
datang terlalu pagi.
“Nida, iniada surat. Dari Timo,”
Kata Naya. Sambil menyodorkan amplop berwarna merah muda. Penasaran, aku
langsung membuka amplop itu. Dan ku baca tulisan pada kertas surat.
Dear Nida,
Rasaku yang tumbuh nyata
bukan semu, kokoh berakar kuat menjalar sampai perut bumi, berbatabg besar dan
berdaun rindang.
Rasa yang tak pernah
tumbang dan memberikan manfa’at adalah rasa sayangku padamu...
Danial
Aku tersenyum-senyum sendiri membaca
surat itu. Entah apa yang kurasakan. Aku memikirkan balasan apa nanti yang akan
ku berikan pada Danial. Aku menoleh ke arah Naya, yang saat itu sedang membaca
surat yang ku pegang. Namun, bukan jawaban yang ku dapat. Naya keluar dan
meninggalkanku dengan wajah sedih. Aku baru sadar kalau Naya suka sama Danial.
Pasti dia sakit banget saat membaca surat itu. Merasa bersalah, aku langsung
menyusul Naya.
“Nay, ma’afin aku,” pintaku sambil
duduk disamping Naya.
“Nggak papa kok Nid. Kamu harus
terima Danial,” balasnya sedih.
“Aku tahu, yang kamu katakan itu
bukan dari hati kamu. Tidak ada yang orang merelakan orang yang dicintainya
mencintai orang lain. Aku nggak akan menerimanya. Persahabatan kita lebih
penting dari apapun,” dengan tegar aku menyatakan pada Naya dan
meninggalkannya. Aku tak mau air mataku jatuh di depannya.
Sepulang sekolah aku langsung
menemui Danial. Aku akan berkata sejujurnya pada Danial.
Setelah menunggu sekian lama,
akhirnyadia keluar juga dari kelasnya.
“Danial,” Panggilku dengan nada
keras. Danial pun langsung berjalan menghampiriku.
“Ada apa Nid?” Tanya Danial.
“Aku udah terima surat dari kamu,
tapi ma’af...” belum selesai bicara tiba-tiba Danial menyela.
“Bentar dech. Surat apa? Aku nggak pernah nulis surat,” terang Danial.
“Tapi di surat itu ada nama kamu,”
kataku kaget.
“Siapa yang ngasih surat itu?”
tanyanya
“Naya, tapi Naya dari Timo,”
Jawabku.
“Timo? Ayo ikut aku.” Danial
langsung menggandeng tanganku dan menarikku. Aku tak tahu apa tujuan Danial.
Yang jelas, waktu itu aku sangat bingung.
“Timo,” Panggil Danial.
“Kenapa?” jawab Timo lembut sambil
melihat kearahku.
“Kamu kan yang nulis surat, terus
kamu kasihkan ke Nida? Jujur Tim,” Tanya Danial serius.
“Iya, toh aku juga nggak akan
marah,” kataku.
“Mana mungkin aku nulis surat konyol
itu,” jawab Timo remeh.
“Ngaku aja dech Lo. Ini udah kali
kedua kamu buat kesalahan yang sama. Aku tahu itu kamu Tim!” Kata Danial dengan
nada lantang. Wajah Timo sudah memerah. Marahnya semakin memuncak. Tak sengaja
aku melihat tangan Timo yang mengepal. Dan semakin lama Timo berusaha memukul
Danial. Dengan sergap aku mendorong Danial dan akhirnya...”BLAAK!” Aku jatuh tak
sadarkan diri.
***
Malam yang sunyi. Dinginnya menusuk
tubuhku. Aku berdiri di balkon kamarku dan melihat sekeliling. “AHWW!” Pipiku
sakit dan memar. Ini pasti akibat kejadian tadi siang.
Aku meraba saku bajuku. Dan
kutemukan apa yang ku cari. Aku mencari nomor seseorang di kontak Hp-ku.
Dan...ketemu.
“Halo...”
“Halo, ada apa Nid?” Tanya orang
dari seberang.
“Ma’afin aku ya...sekali lagi.
Ternyata surat itu bukan dari Danial. Tapi, dari Timo sendiri. Tenang aja.
Danial masih ada untukmu,” kataku meyakinkan.
“Ah....walaupun itu benar Danial,
aku nggak papa kok Nid. Tapi. Ya syukurlah kalau udah ketemu pelakunya.
Mendingan kita fokus aja ke pelajaran. Kita kan udah kelas tiga. Dari pada
cinta, lebih baik pelajaran, kan?” kata Naya dengan nada senang.
“Ide bagus!” sahutku tegas.
“Kita nggak akan ngecewain SMP CIPTA
KITA....ha..ha..ha...” kataku dan Naya serentak.
Kita pun kembali seperti dulu. Tak
ada lagi konflik diantara kita. Semua kita jalani dengan semangat bersama. Dan
menunggu masa putih abu-abu yang akan datang.
^_^...
Saat lahir kita memiliki beberapa ribu sel otak, tapi jumlah ini dapat berkurang seiring bertambahnya usia. Pengurangan akan semakin cepat jika kita tidak maksimal dalam penggunaannya. Dari hasil penelitian di ketahui sel otak hanya tumbuh pada bagian yang paling sering digunakan saja. Apabila kita tidak ingin penurunan sel otak, inilah caranya..simak ya..: Lakukan aktivitas fisik misalnya lari marathon atau fun run dengan teman atau sahabat (agar aktivitas ini jadi menarik). Penelitian menyimpulkan, aktivitas fisik meningkatkan jumlah sel otak pada hippocampus yaitu bagian otak yang mengatur memori dan proses belajar.
Lakukan sesuatu yang baru, misalnya mencoba makanan yang baru, wewangian yang berbeda. Jika kita sering menggunakan tangan kanan, kerjakan sesuatu dengan tangan kiri atau sebaliknya, atau kunjungi tempat baru, ciptakan sesuatu yang baru misalnya menggeluti seni atau menulis puisi atau apa saja yang mengolah mental dan kemampuan berfikir.
Mengkonsumsi ikan sedikitnya tiga kali seminggu, karena ikan mengandung omega-3. Jika bosan dengan ikan kita bisa mengkonsumsi minyak ikan.Kebiasaan ini akan membantu sirkulasi oksigen ke otak dan memperbaiki membrane yang mengelilingi sel otak.
Hindari junk food atau makanan yang mengandung hydrogenated oils. Lemak mengurangi aliran darah yang kaya oksigen ke otak dan menghambat metabolisme glukosa yang dibutuhkan otak untuk berfikir. Kita bisa mengganti daging atau gorengan dengan ikan atau kacang-kacangan.
Tidak ada salahnya mengkonsumsi sedikit alcohol, terutama anggur merah yang mengandung antioxidant untuk menjaga jumlah sel otak. Namun jangan berlebihan, karena alcohol yang berlebih akan membunuh sel otak dan menghambat proses regenerasi sel tersebut.
Teruslah jaga sel otak kita sahabat............^_^
Saat lahir kita memiliki beberapa ribu sel otak, tapi jumlah ini dapat berkurang seiring bertambahnya usia. Pengurangan akan semakin cepat jika kita tidak maksimal dalam penggunaannya. Dari hasil penelitian di ketahui sel otak hanya tumbuh pada bagian yang paling sering digunakan saja. Apabila kita tidak ingin penurunan sel otak, inilah caranya..simak ya..: Lakukan aktivitas fisik misalnya lari marathon atau fun run dengan teman atau sahabat (agar aktivitas ini jadi menarik). Penelitian menyimpulkan, aktivitas fisik meningkatkan jumlah sel otak pada hippocampus yaitu bagian otak yang mengatur memori dan proses belajar.
Lakukan sesuatu yang baru, misalnya mencoba makanan yang baru, wewangian yang berbeda. Jika kita sering menggunakan tangan kanan, kerjakan sesuatu dengan tangan kiri atau sebaliknya, atau kunjungi tempat baru, ciptakan sesuatu yang baru misalnya menggeluti seni atau menulis puisi atau apa saja yang mengolah mental dan kemampuan berfikir.
Mengkonsumsi ikan sedikitnya tiga kali seminggu, karena ikan mengandung omega-3. Jika bosan dengan ikan kita bisa mengkonsumsi minyak ikan.Kebiasaan ini akan membantu sirkulasi oksigen ke otak dan memperbaiki membrane yang mengelilingi sel otak.
Hindari junk food atau makanan yang mengandung hydrogenated oils. Lemak mengurangi aliran darah yang kaya oksigen ke otak dan menghambat metabolisme glukosa yang dibutuhkan otak untuk berfikir. Kita bisa mengganti daging atau gorengan dengan ikan atau kacang-kacangan.
Tidak ada salahnya mengkonsumsi sedikit alcohol, terutama anggur merah yang mengandung antioxidant untuk menjaga jumlah sel otak. Namun jangan berlebihan, karena alcohol yang berlebih akan membunuh sel otak dan menghambat proses regenerasi sel tersebut.
Teruslah jaga sel otak kita sahabat............^_^
^_^......
Tidak seorangpun dapat kembali ke awal dan membuat permulaan yang baru, tetapi setiap orang dapat memulai dari sekarang dan membuat akhir yang baru..
Allah SWT tidak menjanjikan hari-hari tanpa sakit, tawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan, tetapi ia menjanjikan kekuatan untuk hari itu, penghiburan atas air mata dan cahaya dalam perjalanan..
Kekecewaan adalah seperti lubang di jalan, yang sedikit memperlambat kita, tetapi kemudian kita menikmati jalan yang mulus. Jangan tinggal terlalu lama..
Jika kita kecewa karena tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, duduklah tegak dan berbahagialah, karena Allah telah menetapkan sesuatu yang lebih baik untuk diberikan pada kita..
Jika sesuatu terjadi pada kita, baik ataupun buruk, pertimbangkan apa artinya. Ada tujuan pada setiap kejadian dalam hidup, untuk mengajarkan kita bagaimana lebih banyak tertawa atau tidak menangis tersedu-sedu..
Kita tidak bisa membuat seseorang mencintai kita, yang dapat kita lakukan adalah menjadi seseorang yang dapat dicintai, selebihnya terserah pada orang itu untuk menyadari nilai kita..
Jangan mengabaikan teman lama, kita tidak akan menemukan orang yang dapat menggantikannya. Persahabatan itu seperti anggur, semakin tua semakin baik.
Cerialah selalu sahabat.........^_^
Tidak seorangpun dapat kembali ke awal dan membuat permulaan yang baru, tetapi setiap orang dapat memulai dari sekarang dan membuat akhir yang baru..
Allah SWT tidak menjanjikan hari-hari tanpa sakit, tawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan, tetapi ia menjanjikan kekuatan untuk hari itu, penghiburan atas air mata dan cahaya dalam perjalanan..
Kekecewaan adalah seperti lubang di jalan, yang sedikit memperlambat kita, tetapi kemudian kita menikmati jalan yang mulus. Jangan tinggal terlalu lama..
Jika kita kecewa karena tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, duduklah tegak dan berbahagialah, karena Allah telah menetapkan sesuatu yang lebih baik untuk diberikan pada kita..
Jika sesuatu terjadi pada kita, baik ataupun buruk, pertimbangkan apa artinya. Ada tujuan pada setiap kejadian dalam hidup, untuk mengajarkan kita bagaimana lebih banyak tertawa atau tidak menangis tersedu-sedu..
Kita tidak bisa membuat seseorang mencintai kita, yang dapat kita lakukan adalah menjadi seseorang yang dapat dicintai, selebihnya terserah pada orang itu untuk menyadari nilai kita..
Jangan mengabaikan teman lama, kita tidak akan menemukan orang yang dapat menggantikannya. Persahabatan itu seperti anggur, semakin tua semakin baik.
Cerialah selalu sahabat.........^_^
Langganan:
Postingan (Atom)